Breaking News

Wakit Ketua Dpr RI Sufmi Dasco Mengatakan: PEMERINTAH BELI SAHAM GOJEK & GRAB? Dasco Bongkar Rencana Danantara Masuk Aplikator: Pantas Berani Pangkas Komisi 8%!


Jakarta, detikxpose.com, Sebuah fakta mengejutkan di balik keputusan berani Presiden Prabowo Subianto yang memangkas potongan ojol menjadi maksimal 8% akhirnya terbongkar! Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membeberkan bahwa pemerintah Indonesia diam-diam telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojol melalui Danantara.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Dasco saat menerima audiensi massa buruh yang menggelar aksi May Day di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Punya Saham, Pemerintah Kini Pegang Kendali!

Masuknya pemerintah sebagai salah satu pemilik saham lewat Danantara menjadi senjata utama untuk merombak total aturan yang selama ini dianggap mencekik para driver ojol.

"Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham. Karena ini menyangkut sistem, kebijakan akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti. Paling pertama adalah menurunkan biaya yang diambil aplikator menjadi maksimal 8%," ucap Dasco.

Bukan Cuma Komisi, Status Driver Juga Bakal Dirombak?

Dengan kepemilikan saham ini, pemerintah tidak hanya mengutak-atik soal bagi hasil, tetapi juga sedang mengkaji hal yang paling krusial bagi jutaan driver ojol di Indonesia:

    Status Kemitraan Dikaji Ulang: Pemerintah sedang menyimulasikan apakah driver ojol akan tetap menjadi mitra atau diubah statusnya menjadi pekerja resmi dengan hak-hak yang lebih terjamin.

  Libatkan Organisasi Ojol: Dasco memastikan bahwa organisasi para pengemudi ojol akan terus diajak berembuk dalam merumuskan kebijakan baru ini agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Gebrakan Nyata atau Awal dari Monopoli Baru? , langkah pemerintah membeli saham aplikator ini langsung memicu perdebatan panas di kalangan netizen. Banyak yang memuji karena pemerintah dianggap hadir langsung membela rakyat kecil.

Namun, ada juga yang bertanya-tanya: Apakah ini bentuk intervensi pasar yang terlalu jauh? Apakah perusahaan ojol akan tetap kompetitif jika terus "disetir" oleh pemerintah?

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju pemerintah kuasai saham aplikator ojol demi driver sejahtera, atau justru khawatir kualitas layanan bakal menurun.

© Copyright 2022 - Detik Xpose