Kabupaten Asahan, detikxpose.com - Masyarakat Desa Sukaraja Kecamatan Simpang Empat Asahan, Beramai - ramai menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kinerja Kepala Desa yang dinilai tidak mampu menjawab harapan masyarakat.
Adapun keluhan muncul dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur yang terhambat, alokasi dana desa yang belum transparan, hingga pelayanan publik yang terasa lambat dan tidak merata.Warga merasa bahwa janji-janji yang disampaikan saat pemilihan belum terwujud secara nyata, sementara kebutuhan mendesak seperti jalan rusak, fasilitas umum yang rusak, dan berbagai akses lainnya belum terselesaikan hingga saat ini.
Dengan rasa hati kecewa, warga kini mulai menyusun tuntutan secara tegas dan tertulis untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan melalui aksi damai yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (19/08).
Koordinator aksi Aan Maulana dalam orasinya menyampaikan beberapa tuntutan warga desa terkait penggunaan dana desa dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2025, diantaranya, Akses jalan rusak, Perpustakaan desa fiktif, Pengadaan lampu jalan, Periksa Fasilitas Umum, Pembuatan Aplikasi Desa, Posyandu lansia, Realisasi dana ketapang/ Lumbung desa dan anggaran dan masih banyak yang lainnya.
Untuk sementara ini total dana desa yang kami duga bernasalah sebesar Rp.1.160.782.560 agar segera diaudit "Jangan biarkan dana desa habis tidak jelas oleh sekelompok kepentingan desa sehingga merujuk kerugian bagi masyarakat dan merugikan keuangan negara," ucap Aan.
"Kami mendesak Kejaksaan Negeri Asahan, Inspektorat Kabupaten Asahan untuk melakukan pemeriksaan dan audit kinerja terhadap Kepala Desa Sukaraja M. Sugianto",tegas Aan.
Muhammad Azmi sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan yang hadir ditengah aksi demo tersebut mengatakan akan menampung segala keluhan dan tuntutan warga hari ini dan segera akan mengevaluasi kinerja sang kades. "Terimakasih atas laporan dan kepeduliannya akan segera kita tindak lanjuti," ungkapnya.

Social Header